Foto dibawah ini adalah contoh piston motor Yamaha Jupiter MX 135cc yang dipasangkan di motor pulsar 135, yang katanya "PNP". Tapi jangan dikira celah 2.04mm adalah celah yang sedikit dan tanpa efek negatif.
Referensi: Wisnu saputro
Saya ganti ke piston MX karena cukup menyulitkan untuk didapat di bengkel terdekat. Sebelum itu sodara wisnu juga posting foto tersebut di tahun 2023, sedangkan motor masuk di tahun akhir 2022. Tak apa saya coba dulu, dan ternyata...
- Kompresi turun, engkol jadi lebih ringan
- Idle turun ke 1100rpm, yang normalnya 1.600rpm. Susah hidup kalau dingin khususnya musim hujan, harus tarik gas bisa agar hidup. Jangan pikir "gampang... tinggal setel karbu" hasilnya gas akan nyangkut.
- Akselerasi kurang bertenaga, saat berboncengan atau muatan berat, dan lewat tanjakan jadi ngempos
- RPM atas, akselerasinya kurang bertenaga. Biasanya dari 6rb-8rb itu masih ringan tarikannya. ini sampai 7rb sudah berat untuk mencapai 10rb.
Poin diatas tidak akan menjadi masalah jika anda tidak peduli soal performa, yang penting mesin hidup, motor bisa jalan. Lalu apa solusinya untuk pengganti piston motor ini? Dari dulu mekanik pulsar pakai piston dari motor bebek suzuki tapi tidak semua, perhatikan foto dibawah ini:
![]() |
| Referensi: Audy Reinhard |
Piston shogun memiliki ukuran standar 53.5, untuk pulsar perlu oversize 0.50, dan untuk seterusnya os .75, .100, 125, .150. Tapi untuk merk asli suzuki biasanya hanya sampai os .100, jadi perlu menggunakan merk aftermarket.


Comments