CALON PEMILIK PULSAR WAJIB BACA


Inilah yang menjadi masalah utama. Karena tidak semua pulsar bernasib baik, mengingat Pulsar motor purba. Kalau pemiliknya banyak uang itu tidak akan menjadi masalah. Namun kebanyakan orang yang membeli pulsar karena tergiur dengan harga murah, dan kenyataannya jauh dari itu.

  • Bengkel
Pulsar hanya populer dalam rentang waktu yang singkat kemudian dilupakan. Hanya mantan bengkel resmi, dan orang terlanjur beli yang bertahan hingga sekarang dan jumlahnya sedikit. Merekalah yang mengerti betul tentang pulsar. Masalah utamanya adalah arah desain motor Pulsar (India) terbalik dengan desain motor Jepang. Meskipun akan menemui persamaan dari keruwetannya. Namun para mekanik tidak mau ambil pusing dengan motor yang jarang masuk bengkel mereka, karena usaha tidak sebanding dengan bayarannya. Mereka pun menolaknya, kecuali bengkel spesialis. Bahayanya jika tidak menemukan bengkel yang tepat, akan terjadi salah penanganan. Sebab apa yang normal di Pulsar, di motor jepang itu masalah. Sehingga pertanyaan pertama adalah "Apakah ada bengkel Pulsar terdekat?"

  • Menjual Fantasi
Pada awalnya muncul Pulsar di Indonesia mereka kagum dengan desain, performa, km/l, ketangguhan, dsb. Semua itu sudah tidak relevan jaman sekarang, dengan adanya motor yang lebih mudah perawatan, jaminan ketersediaan sparepart, dan harga yang masuk akal. 
Biasanya orang mengagungkan Pulsar sedang bernasib baik, dan orang yang kurang beruntung memilih diam, jual harga murah, atau rongsok. Aneh, semua cerita fantastis hanyalah omong kosong, dengan gaya hiperbola, kenyataannya ya... suram. Sehingga Pulsar yang banyak dijual ini kondisinya tidak jelas. Beruntung sekali mendapatkan penjual yang jujur apa adanya.

  • Part
Tidak selalu subtitusi itu solusi, tidak selalu part original itu ada, tidak selalu sparepart copotan itu lebih murah dari yang baru. Bersiaplah direpotkan dengan suku cadang.
Pada part original penjualnya mengimpor untuk stok jualan mereka, dan itu memakan waktu yang panjang ada 2-6 bulan baru sampai ke tangan mereka. Disebabkan oleh birokrasi indonesia yang sangat buruk. Kondisi seperti ini yang membuat harga sparepart mahal.
Belum lagi kasus penjual memanfaatkan kelangkaan dengan menjual “bungkus” part original isinya bukan.
Diperparah adanya part revisi dari Bajaj yang tidak semua orang tahu. Tapi dilabeli untuk motor Pulsar yang sama. Begitulah repotnya sparepart original bajaj.

Karena kondisinya begitu, maka memutuskan untuk memakai merk aftermarket agar terhindar dari harga yang mahal. Sialnya, merk aftermarket memiliki satu celah fatal yaitu “kepresisian” dari produk mereka. Mereka hanya membuat produk dari “satu sample” dengan wujud yang sama persis, tapi spesifikasinya berbeda. Banyak sekali yang tidak mengetahui itu, baik penjual atau produsen. Hanya masalah ketebalan yang berbeda sekian milimeter, itu sudah bisa menjadi awal sebuah masalah. Karena kita membayar part tersebut harapannya langsung pasang, bukan malah direpotkan sampai mengeluarkan uang, tenaga, dan pikiran.

  • Tidak semua orang sanggup
Menanggapi kembali poin pertama, jika anda berniat memperbaiki sendiri bermodal internet seperti Youtube atau grup FB/WA. Akan tiba waktunya anda tidak bisa paham, tapi orang lain bisa. Itulah keterbatasan diri. Seberapa hebat apapun orang lain menjelaskan kepada anda tetap saja tidak bisa paham, dan itu tidak diselesaikan dengan tangan sendiri. Disaat seperti inilah anda membutuhkan orang yang tepat untuk memperbaikinya. Dan orang seperti itu jumlahnya sangat sedikit.

Akhirnya mencapai kesimpulan, bahwa orang yang ingin memelihara motor ini harus memiliki mental yang kuat seperti pemilik motor minoritas, Ducati, HD, BMW, dsb. Mereka rela mengorbankan waktu, uang, tenaga, dan pikiran. Meskipun pada akhirnya tidak membuahkan hasil untuk setiap masalah yang dihadapi. Orang yang masih manja, kebanyakan ngeluh, kebanyakan menuntut ini-itu hanya modal kebanggaan semu dari motor murah, berakhir dirongsokan. Mereka menyerah karena kenyataan yang pahit ini. Sehingga jika ingin hidup tenang dengan kendaraan yang selalu siap, jauhilah produk Bajaj ini. Bisa jadi keraguan anda selama ini benar, tidaklah pantas untuk memuaskan nafsu singkat itu.

Comments