Perlu diketahui bahwa Bajaj suka melakukan revisi part yang dihasilkan dari keluhan para penggunanya untuk memperbaiki produk mereka. Ini membuat umur motor bajaj ini pendek, karena sekali rilis produk baru sudah ditambah part revisi tersebut, kemudian menghentikan produksi part sebelumnya. Jadi tidak seperti motor jepang di Indonesia yang suka facelift tampilannya saja tapi mesin sama.
Ambil contoh output shaft dibawah ini:
- A. Part no. JD551002
- B. Part no. JV551002 / JZ551008
Penjual part pulsar atau bengkel belum tentu paham soal ini. Harap konsumen berhati-hati. Alasan tersebut diperkuat dengan adanya revisi di catatan kaki pada katalog pulsar 135LS (2012).
Contoh lain adalah karburator, pada produksi pertama (2010) karburator merk ucal memiliki dudukan AIS (air induction system) walau buntu. Tapi diproduksi terbaru itu dihilangkan.
BACA: Evolusi PulsarKasus ini juga dikeluhkan oleh konsumen Pulsar di negara asalnya karena bingung dengan part yang berbeda-beda, sehingga membuat mereka kesulitan untuk perbaikannya. Dan ini tidak hanya terjadi pada Pulsar 135 tapi semua seri Pulsar!



Comments