Penyakit Bajaj: Beda Tahun, Beda Sparepart

Revisi part pada kendaraan adalah hal yang wajar untuk memperbaiki atau menambahkan fungsi. Namun ini menjadi masalah untuk kendaraan antik seperti pulsar yang mana masih sedikit produk aftermarket, atua bahkan mereka tidak mau.

Perlu diketahui bahwa Bajaj suka melakukan revisi part yang dihasilkan dari keluhan para penggunanya untuk memperbaiki produk mereka. Ini membuat umur motor bajaj ini pendek, karena sekali rilis produk baru sudah ditambah part revisi tersebut, kemudian menghentikan produksi part sebelumnya. Jadi tidak seperti motor jepang di Indonesia yang suka facelift tampilannya saja tapi mesin sama.

Ambil contoh output shaft dibawah ini:
  • A. Part no. JD551002
As gear depan tersebut milik motor XCD 135 (2009), karena Pulsar 135 (2010-2011) menggunakan basic XCD, hanya beda tampilan. Bisa diperhatikan bedanya di ujung as gigi 1, lurus/polos. Ini bawaan dari motor pulsar dari saya.

  • B. Part no. JV551002 / JZ551008
As gear depan yang di bawah adalah milik Pulsar 135LS keluaran tahun 2012 ke atas. Bedanya bagian as gigi 1, tebal/gemuk. Karena motornya sudah stop produksi, tentu para penjual tidak menjual part kode sebelumnya.

Penjual part pulsar atau bengkel belum tentu paham soal ini. Harap konsumen berhati-hati. Alasan tersebut diperkuat dengan adanya revisi di catatan kaki pada katalog pulsar 135LS (2012).
Contoh lain adalah karburator, pada produksi pertama (2010) karburator merk ucal memiliki dudukan AIS (air induction system) walau buntu. Tapi diproduksi terbaru itu dihilangkan.

BACA: Evolusi Pulsar

Kasus ini juga dikeluhkan oleh konsumen Pulsar di negara asalnya karena bingung dengan part yang berbeda-beda, sehingga membuat mereka kesulitan untuk perbaikannya. Dan ini tidak hanya terjadi pada Pulsar 135 tapi semua seri Pulsar!

Comments