Fatalnya Stang Pulsar

Saya mengembalikan stang original dari yang sudah dimodif jadi stang biasa, dan ternyata salah besar! Sebenarnya stang Pulsar 135 ini bagus karena memiliki bushing peredam getaran.

Awalnya stang ini gampang kendor karena baut bawaan pendek cuma 20mm dan sudah diganti ke 50mm ditambah ring per. Setelah 10 tahun karet bushing getas, tapi harus ganti satu batang stang baru atau bekas satu set. Harganya mahal, sedangkan motor ini butuh dua! Sialnya, harga satu stang pulsar  bisa dapat dua atau tiga stang biasa, wkwkwk

Mengganti baut yang panjang dan ring per tidak menyelesaikan masalah. Setelah diteliti ternyata stang pulsar memiliki bushing seperti swing arm bedanya bushing ini ada drat untuk dobaut ke bracketnya. Efek dari rusaknya karet dalam busing ini adalah getaran hebat pada stang karena oblak. 

Bushing tersebut bisa dilepas dan diganti, sialnya tidak ada yang jual di Indonesia. Karena juga tidak ada produk otomotif yang pakai bushing tersebut jadi tidak ada produksi. Hanya Bajaj dengan ide gilannya.

Dengan keterbatasan ini, ada opsi modifikasi dengan mengganti satu set fork Pulsar 180 UG3, paling mahal tapi pipa shocknya gampang dicari.

Modifikasi segitiga dengan menambahkan lubang baru, agar bracket stang universal dapat di pasang adalah solusi cepat dan murah tapi perlu ketelitian tinggi agar presisi (tidak miring) dan aman.

Paling mudah membeli bracket stang (riser) khusus pulsar 135 tapi harganya 3x lipat dari bracket normal, tapi sekali beli sudah tidak memikirkan masalah ini. Lakukan saja yang terbaik menurut anda sendiri.
Ada efek kecil saat diubah ke stang biasa, yaitu handling yang terasa ringan. karena berat stang dan dan bracketnya digantikan dengan stang yang beratnya sekitar 200g, dari yang tadinya 1kg.

Kenapa juga Bajaj buat stang model jepit ini pakai bushing segala, tetangganya TVS atau Suzuki saja tidak ada bushing. Masa iya stang jadi part konsumtif, sedangankan stang diganti kalau bengkok atau keropos. Lucunya lini Pulsar N (new) malah pakai stang biasa. kayanya emang sudah tobat, tapi yang lama kok masih diproduksi?

Comments