Satu Busi pun Tidak Masalah

Saat pulsar rilis dengan dua businya dia menjadi primadona, para remaja dan bapak-bapak. Bagaimana tidak dengan harganya yang murah, kubikasi besar, desain sporty (lancip-lancip), km/l yang lebih baik dari si Jepang. Semua orang antusias sampai lupa yang jualan sparepart siapa? Karena Bajaj cuma jualan motor saja, wkwkwk


Tapi sekarang sudah menjadi motor antik atau rongsok. Semua alasan di atas tidak lagi berlaku. Sehingga dilupakan dan menjadi asing yang menyebabkan ditolak oleh bengkel umum.

Tapi apakah Pulsar tidak bisa satu busi saja seperti motor jepang itu? Jawabannya adalah BISA! Resikonya adalah tenaga bawahnya turun, dan KM/L tapi masih wajar mendapatkan 30-40kml. Jadi saat busi mati di jalan tidak masalah, yang penting busi kiri (utama) jangan sampai mati.

Busi kanan hanya sebagai pick up, di RPM rendah. Beberapa CDI juga bisa menyebabkannya keduanya menyala terus dengan resiko mesin lebih panas sedikit. Dan Jika yang mati sebelah kiri, saat gas dilepas mesin akan mati karena api busi kanan menyala mengikuti sensor TPS.

BACA: DTS-I Teknologi Kadaluarsa

Comments