Lima tahun pengalaman merawat motor sialan ini, dan berikut daftar masalah ditemukan pada motor ini:
- Oli rembes, tutup head tidak ditambahkan sealant
- Seal area mesin kualitas jelek = gampang bocor
- Bearing roda mudah ambrol. Gunakan bearing dengan kode tambahan C3
- Gear depan tetap rembes dengan seal baru, o ring as gear belum diganti.
- Getaran mesin, jok, stang, kaki pada rpm tinggi. Efek dari engine mount tidak menggunakan bushing.
- Stang ori tetap getar tapi tidak kendor. Di dalam stang ori ada bushing peredam yang tidak dijual eceran, beli pipa stang ori lagi yang baru, atau ganti stang biasa aja.
- Spakbor depan patah, plat nomor motor di indonesia terlalu besar.
- Listrik putus-putus, kabel body sudah ketuaan, oksidasi dan keropos. Sekring tabung original konektornya gampang kendor.
- Lampu kedip mengikuti mesin HCU sudah melemah.
- 2 Klakson tidak mau bunyi, kalau dites satu-satu bunyi. HCU sudah melemah.
- Accu tidak mengisi karena Stator / Regulator / Kapasitor atau jalur kelistrikan mereka yang bermasalah.
- Kelistrikan terbakar, karena ngeyel tidak mau pakai aki
- Speedometer LCD buram, akibat kelamaan dijemur, ganti polaris.
Indikator baterai di speedometer berkedip?
- Setiap mesin hidup, RPM naik terus walau mesin sudah panas. Kabel sensor temperatur kendor atau putus.
- Mesin panas dimatikan, lalu tidak mau hidup lagi. Akibat main jumper, waspada regulator atau CDI mau mati.
- Mesin panas mati, ditunggu dingin hidup lagi. Waspada aki tidak mengisi.
- Brebet. Dari kelistrikan (aki/koil/busi) dari karbu (filter udara/jet/vakum) dari kompresi (valve/intake karet-oring)
- Tenaga ngempos setelah ganti kopling. Akibat asal pasang kopling.
- Tombol starter tidak berfungsi, kecuali posisi gear netral. Saklar kopling bermasalah. Saklar kopling original rawan copot dan hilang.
- Kick starter ngelos. Per patah.
akan ditambah lagi jika ditemukan berikutnya!
