Sparepart Sama Tapi Tidak Serupa - Pulsar 135LS

Sparepart Sama Tapi Tidak Serupa

Saat ini sedang mencari plat kopling, meskipun yang jual part pulsar ada tapi harganya tidak waras. Saat ini pedagang tengah mengambil untung dari tragedi pemalsuan sparepart. Sparepart non-pulsar dibungkus dengan kemasan sparepart asli, sebuah kejahatan klasik. Membuat saya mencari pengganti dari merk motor lain. Lalu saya temukan untuk kopling menggunakan Honda GL series, sedangkan plat menggunakan Kharisma, MX135, KLX150. AWAS! buat yang nyari persamaan, meskipun part tersebut bisa dipasangkan tapi ada efeknya.

Kasus yang dikeluhkan oleh pengguna baru yaitu susah netral, dan motor kehilangan tenaganya saat digas seperti slip kopling atau kopling habis. Akhirnya saya menemukan jawaban untuk kedua kasus tersebut. Berdasarkan buku service perhatikan pada gambar berikut:

Ketebalan dalam satuan milimeter, pada unit kopling normalnya seperti pada Std. Limit, sedangkan penggantian pada Ser. Limit

Sekarang bandingkan dengan part persamaannya untuk kampas kopling yang kondisi baru.


Harap diperhatikan saat membeli, ketebalan kampas kopling tiap produsen bisa berbeda 0.xxmm meskipun diklaim untuk mesin motor yang sama! Contohnya KLX memiliki ketebalan 3mm sedangkan KX85 3.1mm. Sebaiknya pilih yang mendekati ukuran maksimal Std. Limit pulsar. 

Kemudian bandingkan dengan persamaannya untuk plat besi kondisi baru.


Seperti yang ada pada gambar, untuk plat gesek MX135 memiliki ketebalan 1,4mm yang mana jauh dari standar pulsar 1,65mm. Sedangkan pada Kharisma 2mm yang terlalu tebal dari standar pulsar 1,65mm. Lalu ketebalan KLX150 1,60mm berada ditengah, meskipun rugi 0.5mm tapi ini menjadi solusi, hanya saja umur pakainya lebih pendek dari original pulsar.

Konsekuensi salah pemilihan kampas dan plat gesek
  • Jika ketebalannya kurang akan menjadi seperti slip atau kampas habis sehingga tenaga tidak keluar.
  • Jika terlalu tebal, motor tidak bisa netral, atau susah berpindah gigi, terutama masuk netral yang mana jaraknya kecil sekali untuk motor pulsar.
  • Bertambah parah jika dikombinasikan dengan per kopling yang asal tanpa tahu ukuran netral celah kopling.
Saya menggunakan produk aftermarket sebagai contoh karena ini yang mudah didapat. Beberapa distributor memberikan data mereka melalui e-commerce. Sedangkan pada part original bisa saja berbeda, bisa lebih atau kurangnya saya tidak tahu karena tidak terjangkau. Namun ,tetap waspada saat membeli produk aftermarket. Seringnya penjual acuh terhadap barang jualannya, karena yang penting cuan. Konsumen rugi atau kecewa tidak penting bagi mereka.
Comments